Pemkab Kampar Prioritaskan Pendidikan, Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah

HomeDaerahKab. Kampar

Pemkab Kampar Prioritaskan Pendidikan, Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah

Ketersediaan Darah Aman Selama Ramadhan, Ini Langkah PMI Kampar
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT Ikuti Kegiatan Retret di Magelang Penguatan Kepemimpinan
Didampingi Bupati Kampar, Wakapolda Riau Pada Dialog Lingkungan dan Upacara Bakti Religi dan Peduli Lingkungan

Jakarta, perjuanganrakyat.com – Di awal tahun 2026, komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap peningkatan mutu pendidikan kembali ditegaskan melalui langkah konkret di tingkat pusat. Di tengah tantangan infrastruktur yang masih membayangi sejumlah satuan pendidikan, pemerintah daerah memilih untuk bergerak cepat, memastikan bahwa kualitas sarana belajar tidak tertinggal dari semangat membangun sumber daya manusia yang unggul.

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bersama Wakil Bupati Misharti, melakukan audiensi resmi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Jumat (9/1/2026). Pertemuan yang berlangsung di Gedung E Lantai 5 tersebut menjadi momentum strategis untuk menyampaikan langsung kebutuhan riil pendidikan di Kabupaten Kampar kepada pemerintah pusat.

Kunjungan itu diterima oleh Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto. Dalam forum tersebut, Bupati Kampar menyerahkan proposal pengajuan anggaran APBN Tahun 2026 untuk program revitalisasi 350 bangunan satuan pendidikan yang tersebar di berbagai kecamatan.

Revitalisasi ini diproyeksikan sebagai langkah mendesak untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Bagi Pemerintah Kabupaten Kampar, kondisi fisik sekolah bukan sekadar persoalan bangunan, melainkan fondasi utama dalam menciptakan proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan bermartabat.

“Pendidikan adalah prioritas utama kami. Kami berharap Pemerintah Pusat melalui Kemendikdasmen dapat mengakomodir usulan revitalisasi 350 bangunan sekolah di Kampar melalui APBN 2026. Ini adalah langkah krusial untuk memastikan standar pelayanan minimal pendidikan di daerah kami dapat terpenuhi,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin ada lagi peserta didik yang harus belajar di ruang kelas dengan atap rapuh atau fasilitas yang tidak layak. Usulan revitalisasi tersebut disebutnya sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen jangka panjang terhadap masa depan generasi Kampar.

Wakil Bupati Misharti menambahkan bahwa seluruh data kerusakan dan kebutuhan sekolah telah diverifikasi secara cermat oleh tim teknis, sehingga proposal yang diajukan berbasis kebutuhan riil di lapangan. Pendekatan berbasis data ini diharapkan dapat memperkuat argumentasi daerah dalam memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Dirjen Gogot Suharwoto menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Kampar. Ia menyatakan bahwa usulan tersebut akan ditelaah dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan pendidikan nasional tahun 2026, sejalan dengan agenda pemerataan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah.

Audiensi ini turut didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kampar dan jajaran, Helmi, SH., MH, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Yolanda Sri Rahayu, S.IP., MM, JFT PBJ Ahli Muda Ade Tirta Zamri, S.ST., MM, serta staf terkait. Ini memperlihatkan keseriusan dan kekompakan tim daerah dalam mengawal agenda strategis ini. Harapannya, pertemuan tersebut menjadi pintu masuk bagi percepatan peningkatan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kampar.

Lebih dari sekadar pengajuan anggaran, langkah ini mencerminkan visi besar daerah untuk menyiapkan generasi emas yang kompetitif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sebab bagi Kampar, investasi pada pendidikan bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pembangunan peradaban.(Adv)

COMMENTS