Bantu Petani Swadaya, Disbunnak Keswan Kampar Siapkan Bibit Sawit Unggul Bersubsidi

HomeDaerahKab. Kampar

Bantu Petani Swadaya, Disbunnak Keswan Kampar Siapkan Bibit Sawit Unggul Bersubsidi

Disbunnak Keswan Kampar Terlibat Langsung Dalam Dialog Damai Masyarakat dan PT Buana Wira Lestari
Disbunnak Keswan Kampar Aktif di Safari Ramadhan, Fokus pada Aspirasi dan Pembinaan Sektor Perkebunan-Peternakan
Disbunnak Keswan Kampar Dorong Petani Karet Tingkatkan Kualitas Bokar Bersih

KAMPAR, perjuangarakyat.com – Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar (Disbunnak Keswan) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan rakyat. Pada tahun 2026, instansi ini akan menyalurkan program bibit sawit unggul bersubsidi (bukan gratis) bagi para petani swadaya di Kabupaten Kampar.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas kebun sawit rakyat melalui penggunaan bibit unggul yang berkualitas. Penyaluran bibit subsidi tersebut dapat diakses baik secara perorangan maupun melalui kelompok tani.

Namun demikian, pada tahun 2026 ini kuota penerima bantuan bibit sawit subsidi sangat terbatas. Petani swadaya yang ingin mendapatkan program tersebut diwajibkan memiliki lahan minimal 1 hektar. Setiap penerima nantinya akan memperoleh maksimal 150 batang bibit sawit subsidi.

Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Marahalim melalui Kabid Usaha Tani, Nuraini, menyampaikan bahwa jumlah tersebut telah disesuaikan dengan standar jarak tanam 8×8 meter serta sudah termasuk cadangan untuk penyisipan.

“Di tahun 2026 ini, kuota untuk bibit sawit subsidi sangat terbatas. Bagi petani swadaya harus menyiapkan lahan minimal 1 hektar, khususnya akan diberikan maksimal 150 bibit sawit subsidi, mengingat jarak tanam 8×8 dan sudah termasuk untuk menyisip,” ujar Nuraini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, program ini bertujuan untuk membantu para petani swadaya agar dapat memperoleh bibit sawit unggul bersubsidi yang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi kebun mereka ke depan. Penyaluran bibit direncanakan akan dilakukan pada Juni 2026.

“Program dari Disbunnak Keswan Kampar ini bertujuan untuk membantu para petani swadaya mendapatkan bibit unggul subsidi yang insyaAllah akan kita salurkan pada bulan Juni 2026 nantinya,” jelasnya.

Untuk dapat menjadi penerima, petani diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, yakni fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta fotokopi surat kepemilikan tanah dengan luas maksimal 1 hektar untuk satu orang penerima. Setiap penerima hanya berhak atas 150 batang bibit sawit subsidi.

Nuraini juga menambahkan bahwa sebagian petani telah mengajukan permohonan sejak tahun 2025, dan sebagian lainnya mengajukan pada tahun 2026. Batas akhir pengajuan permohonan dijadwalkan hingga April–Mei 2026. Seluruh data yang masuk akan diverifikasi terlebih dahulu guna memastikan kelayakan penerima sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap produktivitas sawit rakyat semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani swadaya melalui penggunaan bibit unggul yang terjamin kualitasnya. (Adv)

COMMENTS