{"id":4063,"date":"2025-10-16T21:53:28","date_gmt":"2025-10-16T14:53:28","guid":{"rendered":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/?p=4063"},"modified":"2025-10-16T21:57:40","modified_gmt":"2025-10-16T14:57:40","slug":"tidak-saatnya-masyarakat-mengkonsumsi-berita-provokatif-masyarakat-butuh-program-nyata-dan-konkret-untuk-pembangunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/2025\/10\/16\/tidak-saatnya-masyarakat-mengkonsumsi-berita-provokatif-masyarakat-butuh-program-nyata-dan-konkret-untuk-pembangunan\/","title":{"rendered":"Tidak Saatnya Masyarakat Mengkonsumsi Berita Provokatif \u2014 Masyarakat Butuh Program Nyata dan Konkret untuk Pembangunan"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: Aprizal Khan, SE \u2014 Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia Kabupaten Kampar<\/p><div id=\"perju-2384413371\" class=\"perju-content_3\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10.jpeg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10.jpeg 1600w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-400x284.jpeg 400w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-650x461.jpeg 650w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-250x177.jpeg 250w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-768x545.jpeg 768w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-1536x1090.jpeg 1536w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-150x106.jpeg 150w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-800x568.jpeg 800w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-02-02-at-07.34.10-1200x851.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" width=\"1600\" height=\"1135\"   \/><\/div>\n<p>Bangkinang \u2014 Seusai melaksanakan salat Magrib, Kamis (16\/10\/2025), saya membaca sebuah berita dari salah satu media daring dengan judul mencolok: \u201cSekda Kampar Hambali Kritik Terbuka Kebijakan Bupati Ahmad Yuzar: Banyak yang Cacat Hukum.\u201d<\/p><div id=\"perju-1815580749\" class=\"perju-content\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17.jpeg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17.jpeg 1599w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-400x200.jpeg 400w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-650x325.jpeg 650w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-250x125.jpeg 250w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-768x384.jpeg 768w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-1536x768.jpeg 1536w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-150x75.jpeg 150w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-800x400.jpeg 800w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-08-10-at-19.42.17-1200x600.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1599px) 100vw, 1599px\" width=\"1599\" height=\"799\"   \/><\/div>\n<p>Selesai membaca, saya ulangi lagi, bahkan berkali-kali. Dalam hati saya mencoba memahami: apa sebenarnya tujuan dari pemberitaan itu? Apakah bentuk kekesalan seorang Sekda yang juga mantan Penjabat Bupati terhadap pimpinan saat ini? Ataukah ia benar-benar ingin memberi nasihat dan peringatan karena menilai ada kebijakan yang keliru? Atau mungkin, berita itu lahir dari rasa kecewa karena dirinya sudah tak lagi diperhitungkan dalam lingkar kekuasaan?<\/p><div id=\"perju-1180101468\" class=\"perju-content_2\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059.jpg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059.jpg 1280w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-400x500.jpg 400w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-650x813.jpg 650w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-250x313.jpg 250w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-768x960.jpg 768w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-1229x1536.jpg 1229w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-150x188.jpg 150w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-800x1000.jpg 800w, https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250729-WA0059-1200x1500.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" width=\"1280\" height=\"1600\"   \/><\/div>\n<p>Apa pun alasannya, saya pribadi berharap berita seperti itu tidak perlu muncul di ruang publik. Sebab, pemberitaan bernuansa konflik elite hanya menjadi konsumsi negatif bagi masyarakat yang tengah berjuang di tengah situasi ekonomi sulit saat ini.<\/p>\n<p>Kini, masyarakat tidak lagi membutuhkan berita tentang ketidakharmonisan antarpejabat. Yang mereka butuhkan adalah program nyata, langkah konkret, dan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung \u2014 bukan sekadar wacana atau pertikaian politik.<\/p>\n<p>Bagi rakyat kecil, siapa pun pejabatnya bukan persoalan utama. Yang terpenting adalah kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan dan kemajuan daerah.<br \/>\nBerita itu membuat saya merenung tentang posisi Sekretaris Daerah (Sekda) dalam pemerintahan. Dalam literatur pemerintahan, Sekda adalah pembantu utama kepala daerah dalam menjalankan roda birokrasi. Ia berperan sebagai penasehat profesional bagi bupati, memastikan setiap kebijakan sejalan dengan aturan hukum, serta menjaga agar aparatur tetap netral dan fokus melayani publik.<\/p>\n<p>Jika memang terdapat kebijakan yang keliru, Sekda memiliki ruang untuk memberi nasihat dengan cara yang elegan dan prosedural \u2014 bukan di ruang publik.<br \/>\nBeberapa langkah bijak yang bisa ditempuh, misalnya:<br \/>\nMenjelaskan potensi dampak negatif kebijakan terhadap masyarakat.<br \/>\nMenunjukkan dasar hukum yang mungkin dilanggar.<\/p>\n<p>Menyarankan alternatif kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat.<br \/>\nSikap profesional ini sejalan dengan tugas Sekda sebagai penyeimbang dan pengendali birokrasi. Ia dapat menunda pelaksanaan kebijakan yang dinilai bermasalah sampai dilakukan peninjauan ulang, selama memiliki dasar hukum yang kuat.<\/p>\n<p>Jika saran tidak lagi diindahkan, mekanisme resmi tetap tersedia \u2014 seperti melapor ke Inspektorat Daerah, Gubernur, atau Kementerian Dalam Negeri. Langkah seperti ini jauh lebih etis dan menjaga marwah birokrasi.<\/p>\n<p>Dalam situasi apa pun, seorang Sekda semestinya mampu menjadi teladan dalam etika komunikasi dan keteguhan prinsip. Jabatan bukan alat untuk mempertahankan pengaruh pribadi, tetapi amanah untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas pemerintahan.<\/p>\n<p>Jika memang merasa sudah tidak sejalan, Sekda tentu memiliki hak untuk mundur secara terhormat. Namun menyampaikan hal itu ke ruang publik sama saja membuka celah provokasi dan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Saya yakin, Bang Hambali \u2014 sebagai pejabat senior \u2014 memahami bahwa tidak banyak manfaatnya bagi masyarakat dari polemik semacam itu.<\/p>\n<p>Kepada Bupati Kampar, Bang Ahmad Yuzar, saya juga berharap agar mampu menyikapi hal ini dengan arif dan bijaksana. Jadikan pemberitaan itu sebagai bahan evaluasi, bukan emosi. Kepemimpinan yang kuat diukur bukan dari cara menghadapi pujian, melainkan dari keteguhan dalam merespons kritik.<\/p>\n<p>Semoga kepemimpinan Ahmad Yuzar\u2013Misharti dengan tagline \u201cKampar di Hati\u201d benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan, pemerintahan yang bersih, dan pelayanan yang transparan adalah harapan kita bersama.<\/p>\n<p>\u201cKetegasan dan kebijaksanaan adalah dua hal yang paling diharapkan dari kepemimpinan Ahmad Yuzar\u2013Misharti,\u201d ucap saya dalam hati, penuh keyakinan bahwa Kampar akan terus melangkah menuju arah yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Aprizal Khan, SE \u2014 Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia Kabupaten Kampar Bangkinang \u2014 Seusai melaksanakan salat Magrib, Kamis (16\/10\/2025), saya membaca sebuah berita dari salah satu media daring dengan judul mencolok: \u201cSekda Kampar Hambali Kritik Terbuka Kebijakan Bupati Ahmad Yuzar: Banyak yang Cacat Hukum.\u201d Selesai membaca, saya ulangi lagi, bahkan berkali-kali. Dalam hati saya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":4064,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6,10,30,33,26,97],"tags":[424,153],"class_list":["post-4063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","category-kab-kampar","category-opini-artikel","category-politik","category-riau","category-umum","tag-aprizal","tag-jmsi-kampar"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251016-WA0024.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4063"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4066,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063\/revisions\/4066"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perjuanganrakyat.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}