Saidul Amin Ajak Masyarakat Negeri Serambi Mekkah Agar “Mengembalikan Pinang ke Gagangnya dan Mengembalikan Sirih ke Tampuknya”

HomeDaerahKab. Kampar

Saidul Amin Ajak Masyarakat Negeri Serambi Mekkah Agar “Mengembalikan Pinang ke Gagangnya dan Mengembalikan Sirih ke Tampuknya”

Tanggap Bencana Banjir, Pj Bupati Upayakan Setiap Hari Tinjau dan Salurkan Bantuan.
Sambut Ramadhan 1445 H, Pj Bupati Kampar Makan dan Do’a Bersama Warga Pandopo
Ketua Umum Dekranasda Kab. Kampar Lakukan Pembinaan Kepada Pengrajin Tenun Songket Kampar.

Bangkinang Kota, Perjuanganrakyat.com – Guna Mencapai Kabupaten Kampar menjadi kabupaten yang terbilang, gemilang dan cemerlang, salah satu kriteria penting yang mesti dimiliki oleh pemimpin Kampar ke depan adalah mampu memahami Al Qur’an. Karena Kampar merupakan negeri yang telah mendeklarasikan diri sebagai negeri Serambi Mekkah.

Demikian disampaikan Rektor UMRI DR. H. Saidul Amin, MA kepada wartawan seusai dijamu buka bersama oleh PJ. Bupati Kampar, Hambali, (29/03/24) di rumah dinasnya yang didampingi oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar dan beberapa pejabat eselon II lainnya.

Saidul Amin yang juga didampingi oleh ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Kampar, Muhammad Ansar, S. Ag., M. Pd kepada wartawan menjelaskan beberapa kriteria pemimpin Kampar ke depan. Selain mampu memahami ayat suci Al Qur’an, pemimpin Kampar kedepan juga harus mampu memahami Sosio kultural masyarakat Kampar. Pemimpin Kampar ke depan juga diharapkan sosok pemimpin yang sudah berpengalaman tentang hiruk pikuk sistem pemerintahan Kabupaten Kampar.

Saidul Amin juga menambahkan, dengan memiliki tiga kriteria penting tersebut, maka dia tidak mulai memimpin Kampar dari nol. Dia bisa datang dan membangkitkan batang terandam dengan mengembalikan khittah Kampar sebagai negeri Serambi Mekkah dan menjadikan kabupaten Kampar yang terbilang, gemilang, dan cemerlang, ungkap Saidul Amin.

Melalui media Saidul Amin mengajak seluruh elemen masyarakat Kampar untuk bersama-sama mengembalikan Kabupaten Kampar ke negeri Serambi Mekkah, mengembalikan pinang ke gagangnya, dan mengembalikan sirih ke tampuknya. Inti dari negeri Serambi Mekkah adalah bagaimana ajaran Al Qur’an bisa diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Bagaimana pesan-pesan langit kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. “Kita jadikan Alquran sebagai petunjuk jalan keselamatan dunia dan akhirat” ungkap Saidul Amin.(Advetorial)

COMMENTS