Bapenda Kampar Komit dan Terus Berupaya MEningkatkan Pendapatan Asli Daerah

HomeKab. KamparAdvetorial

Bapenda Kampar Komit dan Terus Berupaya MEningkatkan Pendapatan Asli Daerah

Kepala Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar, Marahalim, S.Pt :Kabupaten Kampar Menjadi Salah Satu Kabupaten di Provinsi Riau Yang Memiliki Banyak Potensi Bisnis, Salah Satunya Disektor Peternakan
Plh Sekda Kampar Ahmad Yuzar Pinta 30 Orang Kuota Taruna STPN Untuk Kabupaten Kampar
150 Warga Sudah Lakukan Pencoblosan dan Sekitar 100 Lagi Masih Menunggu di TPS 002 Kelurahan Pulau

Bangkinang Kota, Perjuanganrakyat.com – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Pelaku usaha sebagai wajib pajak diharapakan taat membayar pajak daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar, Ir. Hj. Kholida melalui Sekretaris, Jaka Putra, SE., M. Si, (20/12/23) kepada wartawan mengatakan, bahwa Bapenda Kabupaten Kampar komit dalam menggali dan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Selain melakukan sosialisasi, Bapenda Kampar juga melakukan penertiban kepada pelaku usaha yang tidak taat menunaikan kewajibannya.

Lebih lanjut Jaka mengatakan, bahwa Bapenda Kampar terus melakukan sosialisasi tentang aturan dan peraturan perpajakan kepada masyarakat khususnya kepada pengusaha wajib pajak. Dengan adanya sosialisasi tersebut, kita berharap wajib pajak memiliki kesadaran agar taat pajak, ungkap Jaka.

Jaka juga mengatakan, selain sosialisasi taat pajak, kita juga melakukan tindakan penertiban kepada pelaku usaha yang tidak taat pajak. Dengan penertiban tersebut, kita harapkan agar pelaku usaha dapat segera menyelesaikan kewajiban dan administrasi mereka, ungkap Jaka.

Kepada wartawan Jaka mengatakan, bahwa pajak yang dibayar oleh wajib pajak menjadi kekuatan kita dalam memacu pembangunan daerah. Karena pajak tersebut, akan kita kembalikan kepada masyarakat melalui program-program pembangunan di daerah ini, ungkap Jaka.

Melalui media Jaka menghimbau agar seluruh wajib pajak memiliki kesadaran yang tinggi dalam membayar pajak daerah. Dengan kesadaran wajib pajak tersebut, kita tidak perlu lagi melakukan penertiban ke lapangan, ungkap Jaka. (Advetorial)

COMMENTS