Inflasi Kampar dan Provinsi Riau Masih Stabil berada di Posisi 18 di Indoensia.

HomeDaerahKab. Kampar

Inflasi Kampar dan Provinsi Riau Masih Stabil berada di Posisi 18 di Indoensia.

Asisten I Setda Kampar Buka FGD Pemberdayaan dan Penguatan Petani Kelapa Sawit Swadaya Berkelanjutan.
PJ Bupati Kampar diwakili Kasatpol PP hadiri Sertijab Danyonif 132/BS
Hoax, Beredar Nomor Whats App yang Mengatas namakan Arizon, SE.

BANGKINANG KOTA, Perjuanganrakyat.com – Memasuk minggu ke IV November 2023, dalam pengendalian inflasi Kabupaten Kampar Provinsi Riau masih mengacu pada inflasi Daerah Kota Pekanbaru.

Demikian di disampaikan Pj Bupati Kampar Mhd Firdaus,SE,MM Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Kampar Suhermi, ST saat mengikuti Zoom Rapat Koodinator Inflasi, senin ( 27/11/2023).

Didampingi Plt Kepala Bagian Ekonomi Setda Kampar Purwolo, Suhermi menjelaskan bahwa inflasi kabupaten mengacu kepada inflasi daerah Kota Pekanbaru. Untuk Riau sendiri saat ini berada di bawah 10 Provinsi tertinggi yang berada posisi 18.

Dalam pengedalian inflasi daerah, dalam persedian KCP Kampar per tanggal 25 November 2023 masih cukup tersedia. Untuk komodintas beras CBP cukup untuk tiga bulan kedepan.”ucap Suhermi”.

Untuk ketersedian CBP saat ini beras bulog dengan persediaan 1,398 rinu kg, Minyak Goreng 3.047 Liter, dan Gyla Pasir 30.000 kg. Dimana Stabilitas pasokan & harga pangan s/d 24 Nov 2023 sebanyak 4.286.200 kuantuk (kg).l, pagu bantuan pangan beras tahap II /24 Nov 2023 sebanyak 41.192 PBP atau 411.920 kg (98%).

Kemudian untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Perun Bulog mrnyalurkan Beras CBP melalui program SPHP melalui i pengecer dengan HET Rp 11.500,00 kg, program bantuan pangan sebanyak 10 Kg per OBP selama 3 alokasi spetember, oktober dan November.

Sementara Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A.,diwakili oleh Inspektur Jendral Kementrian Dalam Negeri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si.embka secara langsung Rakor tersebut langsung d Kantor Kemendagri Jakarta.

Didampngi Narasunber Deputi Bidang Statisik Puji,dan Deputi III Kepala Stap Presiden Edi, dalam arahannya Tomsi mengingatkan bahwa saat ini kondisi Iklim dari kekeringan sekarang sudah hujan.

Untuk itu kita harus mampu mengatisipasi curah hujan yang mulai tinggi, jangan sampai menimbulkan musibah bagi pelaku usaha tani di daerah.

Untuk diketahui, saat ini Komoditas yang mengalami kenaikan dari minggu ke III November ke minggu ke-IV Novemver 2023 kabupaten/kota antara lain Cabai merah 357 daerah menjadi 358 daerah, gula pasir dari 336 daerah menjadi 348 daerah, Cabe rawit 321 menjadi 322 daerah kabupaten/kota.(Advetorial).

COMMENTS