Lubuklinggau Kota Peduli HAM

ham1.jpg

LUBUKLINGGAU, Perak: PEMERINTAH Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM, sebagai kota Peduli HAM atau Hak Azazi Manusia.

Penghargaan dengan kategori tertinggi, diterima Wakil Walikota, H Sulaiman Kohar, pada Peringatan Hari HAM sedunia ke-70 di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

"Kita bersyukur atas penghargaan dengan kategori tertinggi yakni "Peduli HAM"," kata Wawako, didampingi Kepala Bagian Hukum Kota Lubuklinggau, Hendri Armani, dan Kasubbag Hukum Arista Pranuri. "Ke depan, kita berharap dapat lebih bersinergi mewujudkan Lubuklinggau Peduli HAM di semua kalangan."

ham2.jpg

Sementara, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dalam pidatonya, mengapresiasi kabupaten/kota Peduli HAM di semua kategori. Menurutnya, Indonesia memiliki konstitusi yang dianggap sama dan setara, mencakup hak-hak dasar manusia di segala bidang, diantaranya bidang pendidikan dan kesehatan.

Cara menjaga hak itu, kata Wapres, dengan toleransi dan menghindari tindakan diskiminatif, yang menjadi faktor utama dalam pelanggaran HAM. Dalam pelaksanaannya, hak dan kewajiban juga harus sesuai dengan hukum yang berlaku.

ham3.jpg

Menkumham Yasona H Laoly, kategori penghargaan, yakni Kota Peduli, Cukup Peduli, dan Kurang Peduli, sesuai kinerja pemerintah daerah. Sebanyak 201 Kota dan Kabupaten meraih penghargaan peduli HAM, dan 75 kabupaten kota, meraih penghargaan dengan kategori Cukup Peduli.

 "Penghargaan diberi, untuk memotivasi perlindungan HAM bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, juga meningkatan tanggung jawab," katanya. "Karena itu, penerapan pelayanan publik berbasis HAM terus ditingkatkan." (Adv/Holil Arham)

Cetak